IHSG ambles 1,89% diwarnai aksi profit taking dan tarik ulur AS-Iran
IHSG turun 1,89% akibat aksi profit taking dan ketidakpastian negosiasi AS-Iran. Saham berkapitalisasi besar melemah, sementara transaksi meningkat.
IHSG turun 1,89% akibat aksi profit taking dan ketidakpastian negosiasi AS-Iran. Saham berkapitalisasi besar melemah, sementara transaksi meningkat.
Enam saham LQ45, termasuk BREN dan ADMR, belum penuhi free float 15%. Analis berpendapat soal peluang saham ini tetap layak koleksi.
Enam saham LQ45, termasuk BREN dan UNVR, belum penuhi free float 15%, mempengaruhi likuiditas dan sensitivitas harga. Cocok bagi investor siap risiko tinggi.
IHSG melemah 0,64% ke 8.212 saat Presiden Prabowo jelaskan strategi ekonomi 2026 di tengah sentimen pasar negatif dan fluktuasi saham besar.
IHSG mengalami volatilitas meskipun mencetak rekor all time high karena rotasi sektoral dan posisi dekat resistance psikologis di level 9.000.
Saham blue chip seperti BBCA dan TLKM berpotensi naik didorong stimulus ekonomi Rp46 triliun dan penurunan suku bunga, meski kinerja tahun ini kurang impresif.
Emiten Grup Djarum menunjukkan daya tahan kuat di tengah tren rotasi saham ke blue chip. BBCA dan TOWR tetap stabil, meski sektor teknologi dan ritel tertekan.
Saham Bumi Resources (BUMI) masuk ke indeks LQ45, IDX80, dan Bisnis-27 pada rebalancing BEI, berlaku 3 Nov 2025 hingga 30 Jan 2026.
Indeks Bisnis-27 naik 0,19% ke 543,07 didorong saham AKRA, ASII, KLBF, dan BBNI, meski IHSG turun tipis 0,03% ke 8.271,72 pada 24 Oktober 2025.
Nilai aset reksa dana saham turun 20,07% yoy di Agustus 2025 meski IHSG naik 10,6%. Penurunan dipicu turunnya indeks LQ45 dan pergeseran investasi.