IHSG Melemah ke 6.370, Saham LQ45 Seperti PTBA dan MBMA Berguguran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual yang signifikan pada penutupan perdagangan hari Selasa (19/5). IHSG tercatat anjlok 3,46% atau terkoreksi 228,56 poin ke level 6.370. Senada dengan indeks utama, indeks LQ45 sebagai kelompok saham unggulan juga turut merosot sebesar 2,50%.

Advertisements

Koreksi tajam pada jajaran saham blue chip terlihat jelas pada beberapa emiten. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) jatuh 13,33% ke level 650, disusul oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang jeblok 11,85% ke posisi 476, serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang rontok 7,02% ke harga 2.650.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas pasar berlangsung cukup intens dengan volume transaksi mencapai 45,65 miliar saham yang melibatkan 2,79 juta kali frekuensi perdagangan. Secara keseluruhan, nilai transaksi harian mencapai Rp 25,3 triliun dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 11,132 triliun. Secara statistik, pasar didominasi oleh sentimen negatif dengan rincian 612 saham terkoreksi, 112 saham menguat, dan 94 saham stagnan.

Tekanan di pasar modal hari ini tercermin dari kinerja sektoral, di mana sepuluh dari sebelas sektor di BEI berakhir di zona merah. Sektor industri dasar menjadi yang paling terdampak, dengan salah satu penurunan signifikan terjadi pada saham PT Timah Tbk (TINS) yang merosot 12,90% ke harga 4.950.

Advertisements

Baca juga:

  • IHSG Rawan Melorot, Analis Rekomendasikan Saham BBCA, MEDC, ARCI, TLKM
  • BEI Ungkap Ada Calon IPO Emiten Hiburan, Kabar Listing RANS Milik Raffi Mencuat
  • Kontroversi Pembukaan Hutan untuk Proyek Pangan, Apa Tanggapan Menteri LH Baru?

Di tengah badai koreksi, sektor kesehatan menjadi anomali positif sebagai satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau. Saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) berhasil menguat 1,27% ke level 2.400, diikuti oleh PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang tumbuh 3,12% ke level 330.

Jika menilik dari sisi nilai investasi, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mencatatkan nilai transaksi tertinggi sebesar Rp 1,75 triliun. Posisi tersebut diikuti oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan nilai Rp 1,27 triliun dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,11 triliun.

Berikut adalah daftar top gainer pada perdagangan hari ini:

  • PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) naik 4,12% ke level 1.770
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) naik 3,76% ke level 4.410
  • PT MD Entertainment Tbk (FILM) naik 3,23% ke level 2.240

Sementara itu, daftar top loser hari ini mencakup:

  • PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) turun 15% ke level 1.275
  • PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) turun 14,97% ke level 1.590
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 14,77% ke level 750

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual signifikan dengan terkoreksi 3,46% ke level 6.370 pada perdagangan Selasa (19/5). Indeks LQ45 turut melemah sebesar 2,50% akibat jatuhnya sejumlah saham unggulan seperti CUAN, MBMA, dan PTBA. Secara keseluruhan, pasar didominasi sentimen negatif dengan 612 saham terkoreksi, sementara sepuluh dari sebelas sektor di Bursa Efek Indonesia berakhir di zona merah.

Di tengah kondisi pasar yang melemah, sektor kesehatan menjadi satu-satunya sektor yang mencatatkan pertumbuhan positif, didorong oleh penguatan saham SILO dan SAME. Meskipun pasar tertekan, saham BUMI, BMRI, dan BBCA tetap mencatatkan nilai transaksi tertinggi. Hingga penutupan, volume perdagangan mencapai 45,65 miliar saham dengan nilai transaksi harian sebesar Rp 25,3 triliun.

Advertisements