IHSG 29 September: MBMA, BUMI, INET Dorong Indeks ke 8.123
IHSG naik 0,30% ke 8.123,24 pada 29/9/2025, didorong saham MBMA, BUMI, dan INET. Penguatan dipengaruhi kebijakan fiskal dan sentimen cukai rokok.
IHSG naik 0,30% ke 8.123,24 pada 29/9/2025, didorong saham MBMA, BUMI, dan INET. Penguatan dipengaruhi kebijakan fiskal dan sentimen cukai rokok.
Harga emas Antam tercatat pecah rekor tembus di level Rp 2.198.000 per gram pada perdagangan awal pekan, Senin (29/9).
Depresiasi rupiah menguntungkan saham berorientasi ekspor seperti IDXENERGY, sementara saham impor dirugikan. Saham CPO dan gas direkomendasikan.
Inalum sebelumnya berencana IPO di BEI pada 2026. Namun, target tersebut kembali ditunda. #bisnisupdate #update #bisnis #text
IMF, JCR, dan OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di bawah 5% karena lemahnya permintaan eksternal dan tarif impor AS. Pemerintah optimis mencapai 5,2% dengan stimulus ekonomi.
IHSG sesi I ditutup naik 47,618 poin (0,59 persen) ke 8.146,951. #bisnisupdate #update #bisnis #text
Babaumma, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,5 persen atau 40,24 poin ke level 8.139,58 pada awal perdagangan, Senin (29/9/2025). Sebanyak 612 saham menguat, 44 melemah,…
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memberi penjelasan terkait aplikasi digital myBCA yang mengalami gangguan pada Senin (29/9) pagi. Gangguan tersebut membuat sejumlah nasabah mengeluhkan kesulitan.
Saham perbankan BUMN seperti BMRI, BBRI, BBTN, BBNI, dan BRIS melemah meski IHSG menguat pada awal perdagangan.
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat investor asing melakukan aksi beli bersih Babaumma buy Rp 5,09 triliun pada pekan lalu. Jumlah ini meningkat Babaumma buy pada pekan sebelumnya,