Indeks Bisnis-27 dibuka menguat, saham ADRO, HEAL hingga BRPT melaju
Indeks Bisnis-27 menguat 0,32% ke 565,01 pada 8 Januari 2026, didorong saham ADRO, HEAL, dan BRPT. Sebanyak 20 saham naik, 6 turun, dan 1 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,32% ke 565,01 pada 8 Januari 2026, didorong saham ADRO, HEAL, dan BRPT. Sebanyak 20 saham naik, 6 turun, dan 1 stagnan.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,05% ke 562,28 meski IHSG mencapai rekor all time high baru ke posisi 8.933,61 pada penutupan perdagangan Selasa (6/1/2026).
Indeks Bisnis-27 naik 1,26% ke 562,56 pada 5 Januari 2025, didorong saham ADRO, INKP, dan UNTR. IHSG juga naik 1,27% ke ATH baru 8.859,19.
Indeks Bisnis-27 turun 0,27% pada 16 Desember 2025, dengan saham bank besar seperti BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI melemah, sementara beberapa saham lain menguat.
Indeks Bisnis-27 melemah 1,27% ke 546,78 pada 11 Desember 2025, dengan saham DSNG, NCKL, dan INDF ambruk. IHSG juga turun 0,92% ke 8.620,48.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,36% ke 555,78, didorong saham ADMR, BUMI, dan ANTM. Total 14 saham naik, 7 turun, dan 6 stagnan pada 11 Desember 2025.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 0,01% ke 551,23, namun saham MYOR, BUMI, dan BRPT menguat.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,09% ke level 551,30, didorong saham ADMR, BUMI, dan AMRT. IHSG juga naik 0,90% ke level tertinggi 8.710,69 pada 8 Desember 2025.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat didorong saham UNTR, BUMI, dan MAPI. IHSG juga naik ke level 8.646 dengan 249 saham menguat dan kapitalisasi Rp15.858 triliun.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,25% ke 546,44, meski saham KLBF, AMRT, INKP, dan HEAL menguat. IHSG turun tipis 0,06% ke 8.611,79 pada 3 Desember 2025.