IHSG Ambles Tajam 3,31%, Sentuh 7.571!
IHSG turun 3,31% ke 7.571 pada Senin (1/9) akibat ketidakpastian politik domestik dan global. Investor waspada, fokus pada demo dan kebijakan otoritas.
IHSG turun 3,31% ke 7.571 pada Senin (1/9) akibat ketidakpastian politik domestik dan global. Investor waspada, fokus pada demo dan kebijakan otoritas.
IHSG diproyeksi tertekan akibat demo di Jakarta, tetapi saham big caps seperti BBNI, BBCA, BMRI, dan BBRI tetap direkomendasikan oleh analis.
Emiten tambang di bawah Babaumma, termasuk PT ANTM dan PT INCO, melaporkan kenaikan dan penurunan kinerja keuangan yang signifikan selama semester pertama 2025.
IHSG diprediksi menguat ke 8.017-8.102 meski sempat melemah. Cermati saham ARCI, ISAT, MDKA, dan TOBA untuk strategi “buy on weakness”. BEI adakan pertemuan terkait pasar.
PT Trimitra Trans Persada Tbk. (BLOG) fokus ekspansi pasca-IPO Rp140,81 miliar, dengan pengembangan cold storage, armada, dan teknologi untuk tingkatkan laba.
Saham Dell merosot hampir 9 persen, menjadi salah satu penyebab tertekannya indeks S&P 500. #bisnisupdate #update #bisnis #text
IHSG atau indeks komposit mengalami penurunan tajam akibat aksi demonstrasi, dengan proyeksi tren bearish pada pekan depan.
Francine Widjojo menolak rencana privatisasi PAM Jaya, menyoroti dampak negatif terhadap tarif air bagi warga Jakarta.
IHSG diprediksi melemah pekan depan akibat gejolak demo di Jakarta. Meski IHSG naik 10,63% ytd, potensi bearish terbuka.
Harga emas diproyeksikan naik pekan depan didorong spekulasi penurunan suku bunga The Fed, ketegangan geopolitik, dan permintaan global yang meningkat.