ANTM, BBRI, BRPT Jadi Motor Penggerak Indeks Bisnis-27 Hijau!
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,34% ke 522,27 pada 30/9/2025, didorong saham ANTM, BBRI, dan BRPT. IHSG diprediksi melemah, menguji support 8.000-8.020.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,34% ke 522,27 pada 30/9/2025, didorong saham ANTM, BBRI, dan BRPT. IHSG diprediksi melemah, menguji support 8.000-8.020.
IHSG menguat 17,26% di Q3/2025, mencapai rekor 8.126,55. Tren positif diprediksi berlanjut hingga akhir tahun, didukung sentimen global dan domestik.
IHSG berpotensi menguat ke 8.170 didorong kesepakatan dagang RI-Uni Eropa dan stabilitas rupiah. Sentimen positif dari kebijakan fiskal dan The Fed juga mendukung.
Investor asing memburu saham EMAS hingga BRMS Babaumma buy Rp5,09 triliun, didorong oleh penurunan suku bunga dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat.
IHSG cetak rekor baru di 8.051 meski September Effect, didorong pelonggaran moneter dan reshuffle kabinet. Tren positif diprediksi berlanjut hingga akhir 2025.
IHSG mencapai rekor tertinggi baru di September 2025, didorong oleh kebijakan moneter dan stimulus ekonomi. Pasar fokus pada kebijakan fiskal 2026 dan dampak suku bunga.
IHSG diperkirakan bergerak sideways pada pekan depan di kisaran 7.970–8.070 karena minim sentimen baru, dengan saham industri unggul dan properti tertekan.
IHSG menutup pekan ketiga September 2025 di rekor tertinggi 8.051,118, didorong lonjakan saham BRPT, DSSA, MLPT, dan TLKM.
IHSG menembus rekor all time high 8.051 pada pekan ketiga September 2025 dengan penguatan 2,51%, menjadikan BEI sebagai salah satu bursa terbaik di Asia Tenggara
IHSG stabil di atas 8.000, menarik investor asing dengan suku bunga rendah, stabilitas makro, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten.