IHSG rawan profit taking jelang Natal, cermati saham MDKA hingga TINS
IHSG turun 0,71% jelang Natal, rawan koreksi. Cermati saham MDKA, TINS, MBMA, dan SMBR untuk peluang beli.
IHSG turun 0,71% jelang Natal, rawan koreksi. Cermati saham MDKA, TINS, MBMA, dan SMBR untuk peluang beli.
IHSG diprediksi melemah pekan depan, saham pilihan analis: ENRG, SIDO, ISAT, MEDC. Rekomendasi buy on weakness untuk saham-saham tersebut.
IHSG diprediksi rawan koreksi ke level 8.000. MNC Sekuritas rekomendasikan saham ELSA, CBDK, HRUM, dan RATU untuk strategi investasi.
Permintaan pasar terhadap obligasi korporasi diproyeksikan akan cenderung positif pada tahun mendatang.
IHSG melonjak 21,76% di 2025, didorong Santa Claus Rally, suku bunga The Fed dan BI turun, serta sentimen positif. Potensi penguatan masih terbuka.
Indeks LQ45 underperform dibanding IHSG karena saham perbankan melemah akibat pertumbuhan kredit melambat. Meski ada potensi dari pemangkasan suku bunga The Fed, kenaikan LQ45 masih terbatas.
Pasar saham Indonesia menguat dengan IHSG mencapai rekor tertinggi 8.777 pada Desember 2025, didorong aliran dana asing dan peningkatan investor domestik.
IHSG diprediksi menguat didorong akumulasi asing dan potensi pelonggaran moneter The Fed. Investor disarankan buy on weakness pada saham uptrend.
IHSG naik 1,46% pekan ini, didukung saham FILM, MORA, dan TLKM. Kapitalisasi pasar BEI naik 1,39% Babaumma buy asing Rp2,48 triliun.
IHSG menguat ke 8.655,01 pada 3 Desember 2025, saham CDIA, MINA, dan IMJS melonjak. Sentimen positif dari Wall Street dan aksi beli asing mendukung.